Pertanyaan untuk Arminareka Perdana : KOMISI JAMAAH DARI MANA??

Pertanyaan untuk Arminareka Perdana : KOMISI JAMAAH DARI MANA??

Tahun 2012, Alhamdulillah Arminareka Perdana memberangkatkan 25.000 jamaah umroh dan 657 jamaah haji plus seluruh Indonesia dimana liputan umroh dan hajiplusnya disiarkan oleh Trans 7. Nah, coba kita gambarkan secara matematis salah satu contoh keuntungan perusahaan dari margin tiket pesawat. Umumnya komisi tiket berlaku pasaran dari distributor ke agen adalah 5% (bisa dicek di Bisnis tiket PT MMBC)
Tahun 2012 Arminareka Perdana berhasil menjual 25.000 tiket PP Jakarta – Jeddah untuk jamaah umrohnya, dengan rata rata nilai per tiketnya USD $ 1.000 (baik Garuda, Lion, Batavia). Jadi komisi perusahaannya adalah USD 1.000 x 5% = USD $ 50. Kalau 25.000 tiket umroh berarti perusahaan untung dari tiket saja sekitar = USD $ 50 x 25.000 = USD $ 1.250.000. Bila di kurskan $1 = Rp 10.000, berarti Laba perusahaan sebelum pajak adalah Rp 12,5 Milyar. Lihat tabel di bawah ini.
Keuntungan Perusahaan dari Margin Tiket Umroh JKT – JED
Tiket Umroh PP JKT – JED (Garuda/Lion/Batavia) $ 1,000
Penjualan Tiket 25,000
OMSET TIKET = $ 1.000 X 25.000 jamaah $ 25,000,000
Komisi tiket 5% $ 1,250,000
Konversi ke Rupiah, Asumsi $1 = Rp 10.000
=Rp 12,500,000,000
Sebuah keuntungan yang fantastis hanya dari margin tiket saja. Itu berkat peran aktif agen, perwakilan dan calon jamaah yang mereferensikan jamaah lain untuk gabung bersama Arminareka Perdana. Belum lagi dari sumber yang lain.
Bagi hasil yang diberikan jamaah juga berasal dari dana iklan tahunan Arminareka Perdana. Daripada promosi ke majalah, televisi atau membayar artis, lebih baik bonusnya dibagikan untuk calon jamaah atau alumni jamaah yang berjasa memperkenalkan biro travel umrah dan haji plus Arminreka Perdana kepada banyak orang.
Sebelumnya pemasaran Arminareka Perdana maupun biro travel umroh dan haji lain, lebih fokus menggunakan jasa ustad dan kyai di salah satu KBIH, Yayasan atau Masjid, Jadi jika berhasil mengajak jamaah, ustad dan kyai tersebut akan mendapatkan jatah umroh/haji plus atau bagi hasil diberikan berupa uang tunai. Sehingga banyak ustad dan kyai yang bisa bolak balik ke tanah suci dan banyak yang sejahtera secara materiil.
Sekarang Arminareka Perdana dengan visi dan misi agar lebih banyak masyarakat Indonesia bisa mampu ke Tanah Suci dan bahkan bisa GRATIS dan bisa mensejakterakan kehidupan keluarganya, Arminareka Perdana merubah strategi pemasarannya dengan memperkenalkan Program Solusi Hak Usaha yang terbuka untuk siapapun mulai dari karyawan, guru, pensiunan bahkan pengangguran yang berkeinginan kuat untuk merubah hidupnya.
Fatwa MUI Tentang Penjualan Berjenjang Syariah Perjalanan Umrah
Peluang Usaha dari Arminareka Perdana